Kamis, 28 April 2011

Keledai jatuh (lagi) ke dalam lobang

Sekarang aku adalah seekor keledai...
Ya seekor keledai, bukan lagi seekor gajah atau jenis lainnya..
Aku telah jatuh untuk kedua kalinya di lobang yang sama dan aku telah layak untuk dinobatkan sebagai keledai..
Jatuh di lobang yang sama, lobang hitam yang penuh dengan kagalauan, yang penuh penderitaan, yang membuat orang menjadi sakit dan tidak seperti biasanya..
Aku bodoh..
Bodoh? bisa jadi iya, atau bisa saja aku terbodohi...
Yang kemungkinan aku terbodohi oleh situasi yang menyeret aku ke lobang yang sama sehingga aku terjatuh lagi di lobang itu...
Aku masih belum mengerti bagaimana cara melangkah yang benar sehingga aku tidak lagi terjatuh di lobang itu, lobang yang benar-benar aku benci..
Sekarang aku masih di dalam lobang itu, masih mengalami pemderitaan..
Entah sampai kapan aku bisa keluar..
1 minggu, 2 minggu, 1 bulan, 1 tahun, atau sampai kapan?
Sebenarnya ini bukan masalah waktu sampai aku keluar, tapi ...
Masalahnya adalah sampai kapan ada sesorang yang datang lalu mengulurkan tangannya dan tidak membiarkan aku di dalam lobang itu lagi lebih lama..
Aku menunggu di dalam lobang itu..
Ya di dalam lobang itu..
Selamatkan aku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar